JEMBER,Rajawalinew.com Kodim 0824/Jember terus mendukung kegiatan yang memperkuat nilai kebangsaan, keagamaan, dan persatuan masyarakat. Hal tersebut tercermin dalam pelaksanaan upacara bendera dan kirab santri dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 di Lembaga Pendidikan Perjuangan Islam Bustanul Ulum (IBU), Jalan Himalaya, Desa/Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember. Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, kegiatan tersebut diikuti sekitar 4.000 peserta, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 07.15 hingga 10.00 WIB ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan sekaligus menanamkan semangat cinta tanah air kepada generasi muda. Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0824/Jember Letkol Inf. Rifqi Muhammad Syuhada, S.I.P., M.I.P., KH. Badrus Sodik selaku Ketua Dewan Suro PKB Cabang Jember, pengasuh Lembaga Pendidikan Perjuangan IBU Pakusari KH. Mochamad Hafidi, S.Sos., Wakil Ketua DPRD Jember Fuad Hasan, Ketua DPC PKB Jember H.M. Ayub Junaidi, S.H., Camat Pakusari Muhammad Sifak Beni Kurniawan, S.STP., M.M., serta unsur TNI-Polri, pengurus Nahdlatul Ulama, dan jajaran lembaga pendidikan setempat.
Upacara dipimpin oleh KH. Badrus Sodik sebagai Inspektur Upacara, dengan Mochamad Fahmi, siswa kelas XI SMK IBU Pakusari, bertindak sebagai Komandan Upacara. Rangkaian kegiatan meliputi pengibaran Bendera Merah Putih oleh siswa-siswi SMK IBU Pakusari, pembacaan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, pengucapan Ikrar Santri Indonesia, serta amanat tentang sejarah Resolusi Jihad yang dicetuskan KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Upacara juga ditandai dengan menyanyikan Mars Ya Lal Wathon, doa bersama, serta pelepasan balon udara dan burung merpati sebagai simbol peringatan Hari Santri Nasional.
Dandim 0824/Jember Letkol Inf. Rifqi Muhammad Syuhada, S.I.P., M.I.P., mengapresiasi semangat para santri dan seluruh elemen masyarakat yang berpartisipasi dalam peringatan tersebut. Menurutnya, Hari Santri merupakan momentum penting untuk memperkuat semangat nasionalisme, menjaga persatuan, serta membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlak mulia. “Santri memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Saya berharap para santri terus meningkatkan ilmu pengetahuan, menjaga akhlak, mengembangkan kemampuan, dan berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa, sejalan dengan semangat menuju Indonesia Emas,” ungkapnya.
Usai upacara yang berakhir pukul 08.04 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan kirab santri yang diikuti siswa-siswi MI, SMP, dan SMK Yayasan IBU Pakusari bersama para guru pendamping. Dengan pengawalan Patwal Polsek Pakusari, peserta menempuh rute sekitar 3,5 kilometer, dimulai dari halaman lembaga pendidikan, melintasi Jalan Himalaya, kawasan SPBU Mayang, Jalan Rinjani, Jalan Pahlawan, kemudian kembali menuju halaman Lembaga Pendidikan Perjuangan Islam Bustanul Ulum Pakusari.
Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0824/Jember berharap semangat perjuangan ulama dan santri terus menginspirasi generasi muda untuk menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan Hari Santri Nasional juga menjadi wujud sinergi TNI, pemerintah, tokoh agama, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang unggul serta berkarakter. Seluruh rangkaian upacara dan kirab santri selesai pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman dan lancar.
.jpeg)
.jpeg)
